Jumat, 14 Maret 2014

internet

Internet ( International networking ) adalah sebuah jaringan global yang memungkinkan komputer melakukan komunikasi dengan dunia luar sebagai jalan utama informasi, sumbe r ilmu pengetahuan global, dan mengandung arti kolaborasi serta kerjasama dalam komunitas yang berbeda. Salah satu bidang yang terkena dampak perkembangan teknologi ini adalah dunia pendidikan. Sebagai sebuah sumber informasi yang hampir tidak terbatas, ma ka internet memenuhi kapasitas untuk dijadikan sebagai salah satu sumber pembelajaran dalam dunia pendidikan Masa remaja adalah masa transisi an tara ma sa kanak-kanak dengan dewasa dan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial sehingga mereka harus menghadapi tekanan-tekanan emos i dan sosial yang saling bertentangan. Banyak sekali life events yang akan terjadi yang tidak saja akan menentukan kehidupan masa dewasa tetapi juga kualit as hidup generasi berikutnya sehingga menempatkan masa ini sebagai masa kritis (Pramono, 2009). Di Indonesia saat ini 62 juta remaja sedang bertumbuh di tanah air. Artinya, satu dari lima orang Indonesia berada dala m rentang usia remaja. Mereka adalah calon generasi penerus bangsa dan akan menjadi orangtua bagi generasi berikutnya. Tentunya, dapat dibayangkan, betapa besar pengaruh segala tindakan yang mereka lakukan saat ini kelak di kemudian hari ta tkala menjadi dewasa dan lebih jauh lagi bagi bangsa di masa depan (Jameela, 2008). Latar Belakang Masalah Terobosan teknologi dari waktu ke waktu telah memfasilitasi kehidupan sehari-hari kita. Ini adalah ilmu dan teknologi yang telah memungkinkan untuk wilayah besar dunia. Khususnya, media elektronik seperti komputer, email internet, dan media interaktif lainnya dapat membantu untuk mengetahui dunia ini lebih dekat. Kini, komputer telah terisi dengan informasi tak terbatas tiap jenis di seluruh dunia. Dunia menandai dekade 1980-an sebagai dekade Personal Computer (PC). Meskipun informasi itu telah digitalisasi melalui teleteks dan videotex, selama dekade 1970-an, penggunaan internet hanya muncul pada 1990-an setelah Tim Berners-Lee merancang coding yang dibuat Dunia Web Luas (www) yang memungkinkan global terhubung dengan modul informasi kepada pengguna. Penggunaan komputer menjadi lebih luas setelah inovasi World Wide Web. Dengan adanya inovasi World Wide Web, pengguna komputer dapat mengunjungi semua lokasi dalam beberapa menit dan dapat mengumpulkan informasi pada layar. Dengan kursor, pengguna dapat mengarungi berbagai situs dan kadang-kadang bahkan kewalahan dengan badai informasi. Dengan komputer dirancanglah jaringan online yang telah menjadi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Pesatnya Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi (information and communication technology / ICT) selama dekade terakhir membawa tren baru di dunia industri komunikasi yakni hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komunikasi baru dan teknologi komunikasi massa tradisional. Pada dataran praktis maupun teoritis, fenomena yang sering disebut sebagai konvergensi media ini memunculkan beberapa konsekuensi penting.[1] Di ranah praktis, konvergen media[2] bukan saja memperkaya informasi yang disajikan, melainkan juga memberi pilihan kepada khalayak untuk memilih informasi yang sesuai dengan selera mereka. Tidak kalah serius, konvergensi media memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual, audio, data dan sebagainya. Fenomena jurnalisme online sekarang ini menjadi contoh menarik. Khalayak pengakses media konvergen alias ”pembaca” tinggal meng-click informasi yang diinginkan di komputer yang sudah dilengkapi dengan aplikasi internet untuk mengetahui informasi yang dikehendaki dan sejenak kemudian informasi itupun muncul. Aplikasi teknologi komunikasi terbukti mampu mempercepat jalur pengiriman informasi media kepada khalayaknya. Di sisi lain, jurnalisme online juga memungkinkan wartawan untuk terus-menerus meng-up date informasi yang mereka tampilkan seiring dengan temuan-temuan baru di lapangan. Dalam konteks ini, konsekuensi lanjutnya adalah berkurangnya fungsi editor dari sebuah lembaga pers karena wartawan relatif mempunyai kebebasan untuk segera meng-up load informasi baru tanpa terkendala lagi oleh mekanisme kerja lembaga pers konvensional yang relatif panjang. Dibalik kemudahan dan kecepatan mekanisme publikasi media online, Al-Qur’an memiliki pandangan yang dijelaskan dalam (Q.S Al-Hujurat /49: 6). $pkš‰r'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä bÎ) óOä.uä!%y` 7,Å™$sù :*t6t^Î/ (#þqãY¨t6tGsù br& (#qç7ŠÅÁè? $JBöqs% 7's#»ygpg¿2 (#qßsÎ6óÁçGsù 4’n?tã $tB óOçFù=yèsù tûüÏBω»tR ÇÏÈ Terjemahannya : “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (Q.S Al-Hujurat /49: 6).[3] Dalam penggalan ayat ini, terdapat kalimat “maka periksalah dengan teliti”. Ayat ini menganjurkan untuk selalu melakukan pemeriksaan ulang terhadap suatu berita. Tentunya, secara tidak langsung ayat ini menganjurkan kepada para wartawan media online untuk selalu tepat dan teliti dalam menyampaikan berita dibalik tuntutan media online yang harus diperbaharui secara cepat. Musibah dalam hal ini biasa saja berupa fitnah, kepanikan dan pembohongan publik. Secara teoritik, dengan munculnya konvergensi media maka sejumlah pengertian mendasar tentang komunikasi massa tradisional sepertinya akan mulai bergeser. Konvergensi menimbulkan perubahan signifikan dalam ciri-ciri komunikasi massa tradisional atau konvensional. Media konvergen memadukan ciri-ciri komunikasi massa dan komunikasi antarpribadi dalam satu media sekaligus. Karenanya, terjadi apa yang disebut sebagai demasifikasi (demasssification), yakni kondisi dimana ciri utama media massa yang menyebarkan informasi secara pasif menjadi lenyap. Arus informasi yang berlangsung menjadi makin personal, karena tiap orang mempunyai kebebasan untuk memilih informasi yang mereka butuhkan. Dalam konteks yang lebih luas, konvergensi media sesungguhnya bukan saja memperlihatkan perkembangan teknologi yang kian cepat. Konvergensi mengubah hubungan antara teknologi, industri, pasar, gaya hidup dan khalayak. Singkatnya, konvergensi mengubah pola-pola hubungan produksi dan konsumsi, yang penggunaannya berdampak serius pada berbagai bidang seperti ekonomi, politik, pendidikan, dan kebudayaan. Dalam bidang ekonomi, Kini para pengguna akrab dengan aktivitas bisnis baik perdagangan maupun perbankan yang kenal dengan sebutan e-commerce dan e-banking. Di sektor pemerintahan saat ini telah dikenal istilah e-government, dalam bidang politik. Negara Amerika Serikat telah menggunakan teknologi internet sebagai media pemilihan Presiden. Dalam dunia pendidikan, kini dikenal pembelajaran jarak jauh melalui internet atau e-learning dan yang paling baru adalah munculnya metode belajar menggunakan teknologi Ponsel atau lebih dikenal dengan mobile learning (M-Learning). Bahkan dunia seni pun tak luput dari sentuhan teknologi informasi dimana kalangan pekerja seni dapat memperkenalkan karyanya ke dunia internasional tanpa tersekat oleh batas-batas teritorial. Dan di negara maju seperti Amerika terdapat tren menurunnya pelanggan media cetak dan naiknya pelanggan internet. Untuk negara maju seperti Amerika Serikat, Media online bukan lagi hal yang asing. Saat ini, 76 persen penduduk AS sudah tersambung ke Internet. Tidak menutup kemungkinan, 76 persen penduduk Amerika tersebut menggunakan media online sebagai sumber informasi primer dan cenderung mulai meninggalkan media konvensional.[4] Tentunya efektifitas media online sebagai sumber penyedia informasi di AS tidak bisa diragukan lagi. Perubahan perilaku pembaca di AS yang lebih memilih menghabiskan waktu di dunia maya mengakibatkan sejumlah media cetak disana mengalami penurunan pelanggan dan terancam “gulung tikar”. Setelah majalah Times, salah satu media terbesar di AS The Boston Globe mengalami penurunan oplah sekitar 14 persen. Mereka juga harus menghadapi penurunan pendapatan iklan karena pemasang iklan beralih ke Internet. Pada saat yang sama, mereka juga ditekan oleh biaya produksi yang tinggi karena harga bahan baku koran semakin mahal. Merosotnya sirkulasi dan pendapatan dari iklan juga memaksa Tribune Co memPHK 61 orang dari 205 tim berita, The Baltimore Sun. Chicago Tribune juga memberhentikan 53 karyawan ruang redaksi.[5] Menurunnya penggunaan media cetak kemudian makin diperparah oleh munculnya tren blog. Blog dimulai sejak 1994 oleh Brad Fitzpatrick. Walaupun kemunculan Blog tahun 1994, Tren Blog baru terasa digemari pengguna internet sekitar tahun 2004. Wikipedia ensiklopedia, mencatat bahwa Weblog atau singkatnya blog adalah aplikasi web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan (posting) pada sebuah halaman situs Internet (webpage) umum. Posting-posting tersebut seringkali dimuat dalam urutan aktualitas posting secara terbalik, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web semacam itu biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Media Blog pertama kali di populerkan oleh Blogger.com (http://www.blogger.com). Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat terpakai secara bebas (open source), sehingga pengembangannya mudah dilakukan oleh para blogger. Wikipedia juga mencatat, blog sejauh ini mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian sampai dengan media publikasi dalam sebuah kampanye politik, program-program media dan korporasi.[6] Pada dasarnya, fungsi sebuah blog memiliki kesamaan dengan sebuah situs pribadi. Letak perbedaannya, blog sifatnya lebih interaktif karena orang yang membuka blog tersebut bisa meninggalkan komentar terhadap tulisan atau posting dalam blog tersebut. Blog lebih menyerupai buku diari dimana seseorang bisa menyimpan catatan, gambar, kalender pribadi, dan sebagainya secara online dan senantiasa dimutakhirkan atau di perbarui.[7] Sebagian blog dikelola oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan mereka untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan. Namun demikian, ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif. Sejak 2004 blog semakin fenomenal, karena fungsinya semakin kental dengan konsep jurnalisme Internet. Semakin banyak pengelola blog menerapkan gaya penulisan wartawan, dan tentunya mengikuti kaidah 5W+H (What, Why, When, Where, Who, dan How). Mereka pun menyajikan sumber-sumber berita yang akurat dengan menyebutkan asal-usul informasi yang mereka kutip kembali. Bahkan, semakin banyak politisi, sastrawan, dan kalangan profesional memanfaatkan blog untuk menuangkan gagasan. Tidak sedikit pula wartawan yang memiliki blog, sehingga mereka dapat menyuarakan opininya lantaran secara profesional di lembaga media massa mereka tidak dimungkinkan beropini langsung. Oleh karena itu pula, kian banyak blog yang dimiliki kalangan profesional yang tinggi kredibilitasnya karena menyajikan informasi secara aktual, akurat dan lengkap, sehingga menjadi referensi umum, termasuk bagi wartawan dalam membuat berita. Fenomena ini kemudian akrab disebut dengan istilah Citizen Jurnalisme. Di Indonesia, fenomena media online lahir pada saat jatuhnya pemerintahan Suharto di tahun 1998, dimana alternatif media dan breaking news menjadi komoditi yang dicari banyak pembaca. Dalam situsi seperti itulah kemudian muncul ide untuk membentuk detikcom yang update-nya tidak lagi menggunakan karakteristik media cetak yang harian, mingguan, bulanan. Yang dijual detikcom adalah breaking news. Dengan bertumpu pada tampilan apa adanya detikcom muncul sebagai situs informasi digital paling populer di kalangan pengguna internet Indonesia. Detikcom (www.detik.com) dapat dikatakan merupakan media online Indonesia yang pertama yang di kelola secara serius. Tidak heran karena pendirinya kebanyakan dari media, Budiono Darsono (mantan wartawan DeTik), Yayan Sopyan (mantan wartawan DeTik), Abdul Rahman (mantan wartawan Tempo), dan Didi Nugraha. Server detikcom sebetulnya sudah siap diakses pada 30 Mei 1998, namun mulai online dengan sajian lengkap pada 9 Juli 1998. Jadi tanggal 9 Juli ditetapkan sebagai hari lahir detikcom. Masa awal detikcom lebih banyak terfokus pada berita politik, ekonomi, dan teknologi informasi. Baru setelah situasi politik mulai reda dan ekonomi mulai membaik, detikcom memutuskan untuk juga melampirkan berita hiburan, dan olahraga. Sampai sekarang, media online hasil konvergensi dari media konvensional terus tumbuh dan jumlahnya semakin tak terhitung. Setelah detikcom, muncul media online lainnya yang awalnya hanya beredar dalam bentuk atau versi cetak. Seperti Kompas Cyber Media (www.kompas.com), media Indonesia (www.media-indonesia.com), Fajar online (www.fajar.co.id), Okezone (www.okezone.com), dan Tribun Timur (www.tribun-timur.com). Saat ini hampir seluruh media massa menggunakan jaringan internet untuk mengakses data pemberitaan secara online, termasuk membuka edisi online, seperti radio online, majalah online, TV online, dan sebagainya.[8] Selain itu, masih banyak lagi situs-situs media online yang dikelola secara personal melalui beragam penyedia layanan blog yakni blogger (www.blogger.com), dan wordpress (www.wordpress.com). Munculnya puluhan bahkan ratusan media berbasis dotcom membuktikan bahwa fenomena yang dialami di berbagai media cetak di Amerika mulai menular ke berbagai media di Indonesia. Kekhawatiran akan matinya media cetak memaksa sebagian besar media cetak seperti yang tertulis sebelumnya membuat penyesuaian dengan memunculkan versi online. Dua tahun lalu, dalam Seminar Nasional Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Rabu 27 November 2008, di Sanur Beach Hotel, Denpasar, Bali, salah satu pembicara menegaskan bahwa media wajib konvergensi ke media online. Dia (Nukman Luthfie) mengatakan “Hanya soal waktu saja perilaku mengkonsumsi media di Indonesia berubah signifikan”.[9] Namun, kemunculan media online tidak serta merta dikambing hitamkan sebagai sebab bangkrutnya media cetak. Keunggulan media cetak terletak pada wujudnya yang nyata. Selain itu, sifat beritanya lebih komprehensif. Jika media online menampilkan perkembangan terbaru dari berita, tetapi kadang sering kehilangan konteks berita, versi cetak menunjukkan liputan yang diketahui konteks, akurasi, dan kelengkapan narasumbernya. Kedua media tentu dapat saling melengkapi satu sama lain, bahkan dalam soal iklan sekalipun.[10] Data pengguna internet dari Internet World Stats (www.internetworldstats.com), Indonesia menduduki peringkat ke 5 sebagai pengguna internet tertinggi tahun 2009 di kawasan Asia. Peringkat pertama dipegang oleh China (384.0 Juta Pengguna), disusul Jepang (96.0 juta), India (81,0 juta), Korea Selatan (37.5 juta) dan Indonesia (30.0 juta).[11] Dari data di atas, muncul pertanyaan, dengan sekitar 30 juta pengguna internet di seluruh Indonesia, bagaimanakah tanggapan masyarakat mengenai media-media online konvergen yang muncul sebagai salah satu sumber informasi? Untuk itu, penelitian ini mengambil sampel media online Fajar sebagai salah satu media online di kawasan timur Indonesia khususnya di Makassar. Menarik untuk diteliti, mengingat ditengah gempuran arus informasi, sebagian masyarakat di Indonesia khususnya Makassar masih buta dengan teknologi internet, masih ada saja orang yang menanyakan apa itu internet. Walaupun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa media online Fajar memiliki jumlah pembaca yang banyak. Hal itu tidak terlepas dari manajemen dan keseriusan redaksi Fajar untuk mengelola situs tersebut. Update informasi yang rutin menjadi nilai plus di mata masyarakat Makassar. Contohnya saja pemberitaan pertandingan sepakbola yang dilakoni PSM. Setiap peristiwa penting dari turnamen itu akan selalu di update oleh bagian PO[12] dalam bentuk berita flash[13]. Berita yang sifatnya flash tentunya sangat diminati oleh penggemar PSM yang tidak sempat menonton secara langsung di lapangan atau TV. Cukup membuka komputer, laptop, atau handphone yang memiliki akses internet, pengguna sudah bisa melihat perkembangan terbaru dari sebuah pertandingan olah raga sampai pada berita kemacetan lalu lintas. Selain update berita yang rutin, Fajar online tentunya masih memiliki nilai lebih dibandingkan media online kompetitor sejenis yang ada di Makassar. Redaksi Fajar sadar bahwa bisnis media online bukan sesuatu yang bisa disepelekan atau dipandang sebelah mata. Sangatlah penting mendirikan, membangun dan mengembangkan media online, mengingat media online adalah tren baru dunia. Masyarakat di Amerika sudah mulai membaca koran lewat perangkat iPad.[14] Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti masyarakat dunia secara global akan berganti menggunakan media online dan perlahan-lahan meninggalkan media konvensional. Redaksi Fajar memiliki strategi dalam menghadapi masalah konvergen. Mereka berpendapat bahwa media online tidak akan mematikan media cetak. Untuk itu, Fajar memiliki cara sendiri yakni dengan memanfaatkan citizen jurnalism. Grup Facebook Fajar merupakan salah satu media para Citizen jurnalism menyampaikan berita. Setiap anggota dari grup tersebut memiliki kesempatan terbuka dan kapan saja untuk memberikan sumbangsih berita dan informasi untuk selanjutnya di muat di Fajar Online. Berita dari anggota yang dimuat di media online esoknya juga diterbitkan di media cetaknya. Secara tidak langsung, Fajar telah membangun image yang baik sebagai media yang dekat dengan pembaca dan memperhatikan keinginan pembaca. Fakultas Dakwah dan Komunikasi adalah salah satu Fakultas yang ada di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang mempunyai mahasiswa sekitar 500 orang dengan jurusan yang berbeda. FDK juga memiliki beberapa jurusan yaitu; Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Jurusan Bimibingan Penyuluhan Islam (BPI), Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Konsentrasi Kesejahteraan Sosial (KesSos), Jurusan Manajemen Dakwah (MD) dan Jurusan Jurnalistik. FDK juga memiliki fasilitas yang dapat menunjang keberhasilan program studi diantaranya; Gedung Kuliah yang memadai, Perpustakaan, Laboratorium, Studio Radio, Studio TV, Studio Fotografer dan jaringan internet yang bagus. sehingga memudahkan mahasiswa untuk menggali informasi dari dunia maya. Dengan adanya jurusan jurnalistik di FDK, maka mahasiswa dalam menyelesaikan strata-1, memerlukan berbagai referensi. Dengan adanya media online akan mempermudah mahasiswa menggali dan memperoleh berbagai referensi dan informasi yang bersumber dari dunia maya. Hal ini ditandai dengan banyaknya mahasiswa FDK menggunakan akses Internet melalui Wifi Fakultas itu sendiri. Hal lain pun terlihat, dimana mahasiswa FDK memadati Warung Internet atau lebih dikenal dengan istilah Warnet. Lahirnya Warnet mahasiswa FDK akan lebih mudah dan leluasa menggali berbagai informasi dari dunia maya. Kini mahasiswa FDK dengan sangat mudah mengakses jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Blogspot, dan lain sebagainya. Akan tetapi jejaring sosial tersebut belum cukup akurat dalam membantu mahasiswa FDK menggali seluruh informasi dari dunia maya. Seiring perkembangan IPTEK, perusahaan Harian Fajar yang awalnya hanya media cetak kini dapat mengembangkan media dengan sistem online. Dengan adanya media online, mahasiswa FDK ruang aksesnya akan lebih luas dalam mendapatkan informasi di dunia maya yang lebih akurat, karena media online menyediakan berbagai berita dan informasi, yang mana media online Fajar disertai animasi dan gambar yang dapat membuat mahasiswa FDK lebih tertarik menggunakan media online daripada media cetak. Merujuk pada uraian diatas, maka penulis tertarik untuk membahas dalam skripsi dengan mengangkat sebuah judul : “Efektifitas Media Online Harian Fajar Sebagai Sumber Informasi Bagi Mahasiswa FDK UIN Alauddin”. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adlah sebagai berikut:; 1. Bagaimana minat mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam menggunakan fasilitas internet? 2. Sejauh mana efektifitas media online Harian Fajar sebagai sumber informasi bagi mahasiswa? C. Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mencapai tujuan yang berkaitan dengan permasalahan yang telah dirumuskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapat gambaran tentang : a. Untuk mengetahui minat mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam menggunakan fasilitas internet. b. Untuk mengetahui efektifitas media online Harian Fajar sebagai sumber informasi bagi mahasiswa. D. Manfaat penelitian Dalam melaksanakan penelitian selalu dibarengi dengan manfaat penelitian, demikian pula dalam penyusunan skripsi ini. Manfaat yang diharapkan dalam penlitian ini adalah sebagai berikut: a. Sebagai bahan referensi dan memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan, terutama di bidang jurnalistik. b. Bahan masukan bagi perusahaan media khususnya Fajar, untuk meningkatkan pengelolaan Fajar.com sebagai salah satu portal berita di kawasan timur Indonesia. E. Kerangka Konseptual Rounded Rectangle: INFORMASI ATAU BERITAAda tiga variabel dalam penelitian ini. Pertama, efektifitas, Kedua, media online Harian Fajar sebagai sumber informasi, tiga mahasiswa FDK UIN Alauddin . Rounded Rectangle: MAHASISWA Dari skema diatas, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa sebagai pembaca media online Harian Fajar dan untuk memperoleh informasi dari media online, mahasiswa harus memiliki perangkat keras yang terhubung ke internet seperti Laptop/PC dan Handphone. Media online hanya dapat dinikmati jika memiliki perangkat yang terhubung ke internet, hal ini masih menjadi kendala karena tidak semua mahasiswa yang memiliki perangkat komunikasi bisa terhubung ke internet. Adapun kelebihan Media Online: 1. Kecepatan akses ke berita yang dikehendaki atau diinginkan dengan media online akan lebih cepat karena di susun dalam kategori berita. 2. Update berita secara real time membuat media online lebih cepat menyampaikan berita tanpa menunggu proses redaksi yang panjang. Disisi lain, berita yang dihasilkan tidak akan lengkap dan terkesan dangkal. F. Ruang Lingkup Penelitian dan Pengertian Judul Untuk memberikan ruang pemaknaan yang lebih rinci dan tidak memunculkan multi interperestasi pembaca terhadap judul serta kerancuan yang mengarah pada penafsiran ganda. Peneliti memberikan batasan defenisi judul yang merupakan penjabaran dari isi yang di sederhanakan dalam bentuk defenisi operasional dan ruang lingkup penelitian yang penulis kemukakan dalam draft skripsi ini. “Efektifitas Media Online Harian Fajar Sebagai Sumber Informasi Bagi Mahasiswa FDK UIN Alauddin”. 1. Efektifitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas,kualitas dan waktu) telah tercapai. Dimana makin besar presentase target yang dicapai, makin tinggi efektifitasnya. Yang dimaksud efektifitas dalam penelitian ini adalah seberapa jauh pencapaian target media online Harian Fajar sebagai sumber informasi bagi mahasiswa FDK UIN Alauddin. 2. Media online berasal dari bahasa latin Medius yang secara harfiyah berarti “tengah”, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Sementara Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zein menuliskan bahwa media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “Medium” yang secara harfiyah berarti perantara atau pengantar, sedangkan online diartikan sebagai keadaan suatu alat dalam keadaan hidup atau sedang menyala dan tersambung ke suatu alat lainnya. Dengan demikian dapat dipahami bahwa media online merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan dalam keadaan hidup atau sedang menyala dan tersambung ke suatu alat lainnya.. 3. Harian Fajar adalah suatu perusahaan media massa yang terdiri dari dua versi yakni versi cetak dan versi online dengan wilayah edar meliputi dua provinsi utama di Sulawesi yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. 4. Sumber informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan, yang dimaksud sumber informasi dalam penelitian ini adalah Harian Fajar Online sebagai salah satu media massa yang menyediakan berbagai informasi, termasuk didalamnya berita, opini dan iklan. G. Kajian Pustaka Sejauh ini, penelitian yang berhubungan dengan internet atau world wide web telah banyak menggunakan teori-teori komunikasi massa. Seperti yang dipaparkan dalam buku Teori Komunikasi oleh Werner J. Severin dan James W. Tankard. Dijelaskan tentang beberapa teori Komunikasi yang diterapkan dalam penelitian yang berhubungan dengan media Online (Teori Agenda Setting dan Teori Manfaat dan Gratifikasi. Teori Agenda Setting telah digunakan Myung-ho Yoon, seorang mahasiswa pascasarjana di University of texas. Yoon ingin melihat apakah pemanfaatan situs-situs koran korea oleh mahasiswa University of Texas mempengaruhi pemikiran mereka tentang isu-isu ekonomi terpenting di Korea. Para mahasiswa korea diberi pertanyaan dalam sebuah survey melalui telepon tentang apa isu paling penting yang sedang dihadapi ekonomi Korea menurut mereka. Selain itu, Yoon juga memperdalam cakupan penelitiannya dengan melakukan analisis isi terhadap bidang ekonomi/bisnis tiga Koran Korea terbesar di web. Dia mengkategorikan setiap berita utama bidang ekonomi/bisnis menjadi stau diantara sembilan isu yang teridentifikasi dalam survey via telepon[15]. Teori yang memiliki keterkaitan dalam penelitian ini adalah teori Manfaat dan Gratifikasi. Dalam teori ini, dijelaskan tentang bagaimana dan untuk apa media online di akses, Apakah media online memiliki audiens atau tidak. Penelitian tentang teori manfaat dan Gratifikasi pernah dilakukan oleh Chang. Dia mengirim kuesioner lewat e-mail kepada para mahasiswa menanyakan tentang tiga kategori alasan mengunjungi situs-situs online yakni Sifat media, situasi paparan dan daya akses/jangkau. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa Sifat media, yaitu Kesiapan (mengetahui dengan Segera) dan Stabilitas (mendapatkan berita kapan saja mereka inginkan) adalah yang paling penting bagi pengguna situs-situs berita online. Untuk mempelajari sesuatu adalah alasan terpenting dalam kategori situasi paparan. Dalam hal daya akses, Ekonomis dan factor kesenangan merupakan alasan yang dianggap penting dalam pengaksesan situs berita online. H. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada metode kuantitatif. Dalam penelitian ini metode riset yang digunakan adalah metode survei deksriptif. Jenis survei deskriptif digunakan untuk menggambarkan populasi yang sedang diteliti. Fokus riset ini adalah perilaku yang sedang terjadi dan terdiri dari data variabel. Dengan metode ini peneliti dapat mengumpulakan data – data yang diperlukan. Penyebaran ini akan dilakukan pada mahasiswa FDK UIN Alauddin, untuk mengetahui efektifitas media online Harian Fajar sebagai sumber infomasi bagi mahasiswa FDK UIN Alauddin. 1. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif yaitu hanya memaparkan situasi atau peristiwa. Penelitian ini tidak mencari atau menjelaskan hubungan. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai efektifitas media online harian Fajar sebagai sumber infomasi bagi mahasiswa FDK UIN Alauddin. 2. Populasi dan Sampel Penelitian a. Populasi Populasi penelitian ini merupakan keseluruhan (universum) dari objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, udara, gejala, nilai, peristiwa, sikap hidup, dan sebagainya objek – objek ini dapat menjadi sumber data penelitian. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin yang terdiri 6 jurusan yaitu Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Jurusan Bimibingan Penyuluhan Islam (BPI), Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Konsentrasi Kesejahteraan Sosial (KesSos), Jurusan Manajemen Dakwah (MD) dan Jurusan Jurnalistik, dengan rata- rata tiap jurusan 50 orang, dan populasi dalam penelitian ini berjumlah 500 mahasiswa. b. Sampel Sampel adalah sebagian dari populasi yang dianggap mewakili karakteristik penelitian. Pengambilan sampel harus dilakukan sedekimian rupa sehingga diperoleh sampel (contoh) yang benar – benar dapat berfungsi sebagai contoh, atau dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya. Berdasarkan jumlah dan sifat populasi dalam penelitian ini ukuran sampel yang akan di ambil dalam penelitian ini yaitu sampel acak kelas (cluter random sampling). Hal ini dilakukan karena hanya sebagian besar mahasiswa Fakultas Dakwah dan komunikasi mempunyai alat pengakses internet dan mahasiswa juga tidak sistematis menggunakan Wifi, dari sekian mahasiswa yang online hanya sebagian besar yang mencari berita atau informasi. Dengan menggunakan teknik cluter random sampling maka akan terpilih 50 mahasiswa yang mempunyai alat pengakses internet dan memanfaatkan fasilitas Wifi yang disediakan oleh Fakultas dakwah dan Komunikasi. Semua mahasiswa pengguna internet yang terpilih akan dijadikan sampel atau responden dalam penelitian ini. Adapun cara pengambilan sampel yang peneliti lakukan dengan menggunakan rumus Slovin sebagai berikut : Keterangan : = Ukuran/Besarnya sampel = Ukuran/Besarnya populasi = kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang dapat ditolerir, misalnya 2% kemudian dkuadratkan. Batas kesalahan pada setiap populasi tidak sama ada yang 1%, 2%, 3%, 4%, 5% atau 10%. Pada penelitian ini peneliti menggunakan batas kesalahan yang ditolerir 10%. 3. Teknik Pengumpulan Data Data – data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi data primer dan data sekunder. a. Data Primer Data primer merupakan informasi yang diperoleh dari responden melalui kuesioner yang dibagikan. Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang harus diisi oleh responden, yang tujuannya adalah mencari informasi yang lengkap mengenai suatu masalah dari responden tanpa merasa khawatir bila responden memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan kenyataan dalam pengisian daftar pertanyaan. Data primer menerangkan sejauh mana efektifitas media online Harian Fajar sebagai sumber infomasi bagi mahasiswa FDK UIN Alauddin. b. Data Sekunder Data sekunder adalah data penunjang penelitian yang diperoleh dari berbagai sumber untuk melengkapi penelitian. Data sekunder diperoleh dalam bentuk sudah jadi (tersedia) melalui publikasi dan informasi yang dikeluarkan berbagai organisasi atau perusahaan. Penelitian kepustakaan dengan mengamati dan meneliti buku yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti untuk mendapatkan teori – teori yang diperlukan agar dapat melengkapi data dalam penelitian. Untuk pengumpulan data pada penelitian ini, penulis meneliti mahasiswa pengguna internet yang ada di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. 4. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian mempunyai peranan yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan dalam mencapai suatu penelitian, dalam arti bahwa berhasil tidaknya suatu penelitian yang dilakukan itu tergantung dari bentuk instrumen yang dilakukan. Adapun instrumen penelitian yang digunakan sesuai dengan metode pengumpulan data : 1. Observasi adalah suatu instrumen penelitian yang digunakan oleh penulis dengan jalan turun langsung ke lapangan mengamati objek secara langsung guna mendapatkan data yang lebih jelas. Dalam pelaksanaan observasi ini penulis menggunakan alat bantu untuk memperlancar observasi di lapangan yaitu buku catatan sehingga seluruh data-data yang diperoleh di lapangan melalui observasi ini dapat langsung dicatat. 2. Interview atau wawancara adalah salah satu tehnik untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pembahasan skripsi ini yang telah dipersiapkan sebelum turun ke lapangan sehingga data yang diperoleh dapat dipertanggung jawabkan. Wawancara ini ditujukan kepada mahasiswa pengguna internet yang ada di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. 4. Teknik Analisis Data Analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehungga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif, yang artinya setiap data yang terhimpun dan tersusun secara sistematis, untuk kemudian dipelajari dan dianalisa secara deskriptif. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan (mendeskrisikan) populasi yang sedang diteliti. Analisis deskriptif dimaksudkan untuk memberikan data yang diamati agar bermakna dan komunikatif. Tahapan pengolahan data dalam penelitian ini dimulai dari perhitungan data – data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian mengelompokkan dan mengelolahnya. Dalam membuat pernyataan kuesioner digunakan metode skala likert, dengan metode tersebut pengkode kuesioner dapat menghitung skor total. Dalam pengolahan data peneliti menggunakan indeks skala likert pada setiap pernyataan menjadi sangat setuju diberi nilai 5, setuju 4, netral 3, tidak setuju 2, sangat setuju 1. Adapun dalam perhitungan jumlah skor dapat digunakan sebagai berikut : Skor tertinggi (untuk jawaban sangat setuju) : 5 X 53 = 265 Skor terendah (untuk jawaban sangat tidak setuju) : 1 X 53 = 53 Setelah diketahui angka – angka tersebut selanjutnya dicari jarak antar kelas, yaitu : sangat efektif, efektif dan tidak efektif, yakni : Kemudian peneliti membagi selisih nilai tersebut menjadi tiga kategori, yaitu : 1. Tidak efektif, apabila jawaban memiliki 53 sampai 124 2. Efektif, apabila jawaban memiliki nilai 125 sampai 196 3. Sangat efektif, apabila memiliki nilai 197 sampai 265 5. Teknik Penyajian Data Terdapat dua hal yang harus diperhatikan dalam penyajian data adalah prinsip dan cara penyajian data. Prinsip dan cara penyajian data adalah relevansi dan kesederhanaan. Relevansi data adalah bahwa data yang disajikan adalah data yang berkaitan langsung dengan pokok permasalahan penelitian. Sedangkan yang dimaksud dengan kesederhanaan adalah penyajian data dilakukan sedemikian rupa sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya. Oleh karena itu peneliti akan menyajikan data dalam bentuk uraian deskriptif, yaitu : 1. Bentuk tabel, yang terdiri atas kolom dan baris guna memaparkan distribusi frekuensi dan presentase efektifitas media online Harian Fajar sebagai sumber informasi bagi mahasiswa FDK UIN Alauddin. 2. Bentuk grafik, yang terdiri dari value X dan value Y yang dilengkapi dengan agenda dan judul guna memaparkan distribusi frekuensi dan presentase efektifitas media online Harian Fajar sebagai sumber informasi bagi mahasiswa FDK UIN Alauddin. I. Garis-Garis Besar Isi Pembahasan skripsi ini, secara rinci akan diuraikan berdasarkan garis besar dan disajikan ke dalam lima bab yakni : a) Pada bab pertama, yaitu bab pendahuluan, dalam bab ini akan dijelaskan secara rinci pokok pikiran yang melatar belakangi timbulnya suatu masalah, pengertian judul, tujuan dan kegunaan penelitian dan garis – garis besar dari isi skripsi ini. b) Bab kedua, yaitu kajian pustaka, pada bab ini akan dibahas mengenai bagaimana Posisi media online Media Fajar sebagai salah satu sumber informasi bagit Mahasiswa. c) Bab tiga, akan dikemukakan secara rinci tentang metode penelitian dari tipe penelitian, teknik pengumpulan data, dan bagaimana teknik analisis data. d) Pada bab empat, berupa hasil penelitian tingkat efektifitas media online Fajar serta intensitas penggunaannya oleh Mahasiswa. e) Bab lima, adalah penutup yang merumuskan isi pokok dan kandungan dalam sebuah kesimpulan skripsi, implikasi dari penelitian dan saran–saran yang terjabarkan pula didalamnya.

manfaat media sosial

Media sosial adalah sebuah media online yang memungkinkan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan suatu karya. Dewasa ini jenis media sosial yang berkembang di masyarakat cukup banyak. Jenis-jenis media sosial yang berkembang saat ini antara lain Facebook, Twitter, Google+, Tumblr, YouTube, Blogger, dan lain lain. Media sosial mengusung kombinasi antara ruang lingkup elemen dunia maya, dalam produk-produk layanan online seperti blog, forum diskusi, chat rooms, email, website, dan juga kekuatan komunitas yang dibangun melalui jejaring sosial (Juju, 2010:1). Media Sosial yang amat menjamur saat ini Juju (2010:1) mengatakan bahwa apa yang disampaikan dalam media sosial memberikan efek kekuatan (power) tersendiri karena basis pembangunannya berupa teknologi dan juga berbagai media interaksi yang dikomunikasikan dalam teks, gambar, audio, maupun video. Tambahan pula, eleman jejaring sosial yang memang ditujukan untuk terus terkoneksi, berkomunikasi bahkan saling berbagi (sharing). Saat ini teknologi internet dan mobile phone (telepon genggam) semakin maju yang mengakibatkan media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Saat ini untuk mengakses Facebook atau Twitter bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang yang mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju tetapi juga di Indonesia. Kecepatannya arus media sosial tersebut mulai menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita. Tambahan pula, tarif internet saat ini sudah sangat terjangkau bagi mahasiswa. Perusahaan telekomunikasi berlomba-lomba untuk menyajikan tarif internet termurah dengan layanan terbaik sehingga sebagian besar mahasiswa sudah berlangganan internet. Internet saat ini merupakan teknologi yang telah menjadi kebutuhan banyak orang (Setyaji, 2010:260). Twitter menjadi idola di Indonesia Pengguna media sosial pun semakin hari semakin berkembang pesat. Media sosial Facebook merupakan media sosial yang memiliki pengguna terbanyak di dunia saat ini. Pengguna Facebook diperkirakan mencapai 250.000.000 akun. Media sosial MySpace diperkirakan memiliki pengguna sebanyak 122.000.000 akun, Twitter memiliki pengguna sebanyak 80.500.000 akun, dan Linkedin memiliki pengguna sebanyak 50.000.000. Kartajaya (2010:45) mengatakan bahwa Facebook ibarat sebuah negara yang memiliki banyak suku dan etnis karena sampai saat ini Facebook telah menggunakan lima puluh bahasa asing selain bahasa Inggris. Juju (2010:3) mengatakan bahwa jumlah pengguna Twitter di Indonesia mencapai 19.500.000 pengguna pada tahun 2010. Jumlah tersebut menempati posisi kelima dunia setelah Amerika Serikat (sekitar 107.000.000 pengguna), Brasil (33.000.000 pengguna), Jepang (29.000.000 pengguna), dan Inggris (24.000.000 pengguna). Pengguna Facebook di Indonesia telah mencapai 43.060.000 pengguna pada tahun 2010. Pengguna Facebook di Indonesia berasal dari golongan bawah hingga golongan atas sedangkan pengguna Twitter di Indonesia memiliki karakteristik khusus. Kebanyakan pengguna Twitter tersebut merupakan golongan menengah ke atas yang cukup mandiri dalam ekonomi (Juju, 2010:3). Kalangan remaja diketahui merupakan pengguna terbesar media sosial. Saat ini lebih dari 50% akun di media sosial dipegang oleh kalangan remaja. Kalangan remaja yang menggunakan media sosial terdiri dari golongan siswa dan mahasiswa. Mahasiswa dalam hal ini memiliki peranan besar dalam perkembangan media sosial saat ini. Hampir setiap mahasiswa diperkirakan minimal mempunyai satu jenis akun media sosial bahkan banyak mahasiswa yang mempunyai lebih dari sepuluh jenis akun media sosial perorangnya. Kalau pun belum mempunyai akun, mahasiswa dengan mudah bisa membuatnya. Media sosial menjadi suatu kebutuhan yang vital dan penting bagi kalangan mahasiswa. Media sosial bersifat bebas, tanpa aturan, dan tidak terkontrol. Akibatnya, media sosial tersebut banyak disalahgunakan terutama oleh kalangan mahasiswa. Penyalahgunaan tersebut dapat berupa penggunaan media sosial yang merugikan diri sendiri maupun penggunaan media sosial yang merugikan orang lain. Sebagian besar mahasiswa sering atau pernah menggunakan media sosial yang merugikan diri sendiri. Penggunaan media sosial yang berlebihan hingga lupa waktu merupakan salah satu contoh penggunaan media sosial yang merugikan diri sendiri. Akibatnya, banyak mahasiswa yang menghabiskan waktu untuk menggunakan media sosial secara mubazir. Waktu yang seharusnya digunakan mahasiswa untuk mengerjakan pekerjaan lain yang lebih penting menjadi sia-sia sehingga pekerjaan-pekerjaan yang seharusnya cepat selesai menjadi tertunda. Hal tersebut tentu menjadi kerugian yang sangat besar bagi mahasiswa sendiri. Mahasiswa sering menggunakan media sosial yang merugikan orang lain. Dampak negatif media sosial tidak hanya merugikan mahasiswa sendiri tetapi juga bisa merugikan orang lain. Kenyamanan orang lain bisa terganggu oleh aktivitas mahasiswa melalui media sosial. Ketika mahasiswa menggunakan media sosial berlebihan, secara tidak langsung perbuatan tersebut bisa mengganggu kenyamanan orang lain. Di dalam media sosial, mahasiswa otomatis terhubung dengan pengguna media sosial lainnya. Apabila mahasiswa menggunakan media sosial secara tidak baik, orang lain bisa terkena dampak tidak baik tersebut. Media sosial dapat pula digunakan untuk tindak kriminal oleh kalangan mahasiswa. Tindak kriminal yang umum terjadi di media sosial adalah tindak penipuan. Penipuan tersebut dapat membuat korban kehilangan harta, benda, hingga kehormatannya. Saat ini banyak ditemukan tindak kriminal yang berawal dari media sosial dan banyak pelakunya adalah seorang mahasiswa. Oknum mahasiswa mengincar pengguna media sosial lain untuk dijadikan korbannya. Korban tersebut dengan berbagai cara dihasut oleh oknum mahasiswa agar bisa dirampas harta, benda, bahkan kehormatannya. Kejahatan dalam Facebook Kasus-kasus penculikan sering bermula dari media sosial. Facebook sebagai salah satu media sosial ternyata telah digunakan sebagai sarana penculikan yang cukup ampuh. Beragam data diri dan foto pribadi bisa diakses melalui situs tersebut dengan bebas sehingga sangat memudahkan penculik untuk memilih korbannya secara langsung. Mahasiswa-mahasiswa dari keluarga yang mampu (kaya raya) umumnya menjadi target penculikan selain mahasiswa-mahasiswa berparas cantik dan seksi yang bisa dieksploitasi oleh penculik tersebut (Jubilee, 2010:84). Konflik-konflik mahasiswa di media sosial bisa berujung pada hal-hal negatif. Mahasiswa dengan bebas bisa berhubungan dengan semua pengguna melalui media sosial. Apabila hubungan antarpengguna tidak berjalan baik, bisa mengakibatkan perselisihan. Media sosial yang dapat diakses bebas oleh semua kalangan bisa menimbulkan berbagai kedengkian yang mengakibatkan perselisihan. Perselisihan tersebut dapat berlanjut pada pertengkaran dan akhirnya berujung pada suatu tindak kriminal, misalnya pengancaman, penghinaan, penganiayaan, dan pembunuhan. Media sosial seperti pisau bermata dua secara psikologis. Media sosial dapat meningkatkan dan menurukan prestasi belajar, tergantung bagaimana pemakaiaannya. Juju (2010:77) mengatakan bahwa bagi generasi digital, teori six degree of separation yang melandasi perkembangan media sosial adalah jembatan bagi mereka untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dan dari siapa saja. Penggunaan media sosial yang tanpa kendali, akan mengakibatkan mahasiswa melupakan tugas utama mereka di bangku kuliah, dan memilih memasuki dunia virtual tanpa batas. Terlepas dari sisi kompleksitas di atas, ternyata media sosial juga berguna dalam proses belajar-mengajar. Fitur notes pada Facebook dapat digunakan untuk berbagi catatan kuliah sedangkan kuliah tweet (kultwit) pada Twitter dapat digunakan untuk menjadi pointer terhadap perkuliahan atau pengajaran. Sebagian besar himpunan atau perkumpulan mahasiswa telah memiliki akun Facebook dan Twitter. Akun-akun tersebut digunakan untuk berbagi informasi yang terkait dengan kuliah dan pergerakan mereka. Penggunaan media sosial secara positif dan bermanfaat mutlak diterapkan oleh kalangan mahasiswa. Penggunaan media sosial yang positif dapat mengakibatkan hubungan yang baik antarpengguna serta berdampak positif pula dalam kehidupan nyata. Dewasa ini banyak pula kalangan mahasiswa yang sudah mengunakan media sosial secara positif terutama untuk mendukung kegiatan perkuliahannya. Media sosial digunakan untuk sarana pembelajaran mahasiswa, sarana bertukar pikiran antarmahasiswa, sarana berdiskusi antarmahasiswa, dan sebagai forum mahasiswa secara online. Arus informasi yang begitu cepat membuat media sosial mempunyai peranan penting dalam penyebaran informasi saat ini. Saat ini mahasiswa tidak perlu membaca koran yang terpajang di dinding-dinding kampus atau susah-susah membeli kora di pedagang koran. Mahasiswa cukup mengakses media sosial melalui internet, maka semua informasi dan berita terbaru bisa diakses. Setyaji (2010:262) mengatakan bahwa jumlah pengguna internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh besar terhadap ilmu dan pandangan dunia. Pengguna internet di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas berbagai informasi. Media massa elektronik pada saat ini menggunakan media sosial sebagai ajang promosi beritanya. Setiap media massa membuat berita terbaru, maka otomatis berita tersebut akan tersebar luas melalui media sosial. Di sini mahasiswa mempunyai keuntungan untuk bisa mengakses berita terbaru secara cepat bahkan selang satu detik berita tersebut diterbitkan bisa langsung dibaca. Kemudahan mahasiswa untuk mengakses berbagai informasi dan berita melalui media sosial diharapkan bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa itu sendiri. Berbagai artikel atau makalah yang dibagikan melalui media sosial dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak perlu susah payah pergi ke perpustakaan, membeli buku, memfotokopi buku, atau meminjam buku. Mahasiswa dapat mengakses materi perkuliahan melalui media sosial secara tepat. Banyak pula dosen yang sudah menerapkan pembelajaran melalui media sosial. Dosen tersebut membagikan materi-materi perkuliahan melalui media sosial kepada mahasiswanya sehingga mahasiswa dengan mudah dapat mengakses dan mempelajarinya. Dosen dengan mudah bisa ditemui atau diakses oleh mahasiswa melalui media sosial. Jubilee (2010:66) mengatakan bahwa ada kecenderungan mahasiswa enggan untuk datang menemui dosen pada jam kerja. Oleh sebab itu, dosen bisa mengefektifkan jam kerja online baik pada jam kerja atau di luar jam kerja. Dosen bisa memanfaatkan hashtag Twitter selama jam kerja atau membuat thread diskusi di Facebook. Ini akan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan informasi yang dipublikasikan bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa. Dosen bisa membuat grup atau halaman (page) di Facebook untuk setiap mata kuliah. Halaman (page) di Facebook di mana para mahasiswa bisa melakukan Like bisa menjadi one-stop information hub yang memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa. Halaman di Facebook ini digunakan untuk update tugas kuliah, membuat kelompok diskusi virtual, atau sekadar menginformasikan suatu perubahan di kelas. Dosen cukup menugaskan mahasiswa untuk mengunggah tulisan yang berkaitan dengan isi perkuliahan dan dilanjutkan dengan diskusi di kelas. Mahasiswa dapat membangun jaringan dengan para profesional karena proses pembelajaran tidak bisa seratus persen dipenuhi dari aktivitas di kelas. Dosen bisa merancang tugas yang meminta mereka untuk mencari dan mengidentifikasi kontak para profesional melalui media sosial kemudian meminta mahasiswa untuk membangun kontak dengan orang-orang tersebut. Saat ini, relatif sulit bagi para wisudawan untuk mendapatkan pekerjaan tanpa jaringan atau koneksi. Untuk itu, sejak awal para mahasiswa perlu berinteraksi secara intensif dengan orang-orang di bidang yang mereka tekuni. Jubilee (2010:67) mengatakan bahwa media sosial bisa digunakan untuk menyebarkan informasi (materi kuliah atau hyperlink) atau bahkan menjadikannya media pembelajaran kolaboratif. Agar efektif, media sosial perlu menjadi bagian integral dari kurikulum di kelas yang diperhitungkan sebagai bagian dari nilai akhir perkuliahan. Hal tersebut penting untuk mendapatkan perhatian maksimal dari mahasiswa. Dengan demikian, perkuliahan atau pembelajaran di kelas makin dinamis, interaktif, dan menantang bagi mahasiswa dengan didukung penggunaan media sosial. Darma (2009:223) mengatakan bahwa menjalin hubungan persabahatan bisa juga dilakukan di dunia maya (internet) seperti halnya di dunia nyata. Bedanya, hubungan di dunia maya tidak bisa bertatap muka secara langsung dengan seseorang yang bersangkutan. Tentu saja, etika ketika mengajak berkenalan harus dijaga. Proses untuk menjalin hubungan di dunia maya (internet) disebut social networking (jejaring sosial). Berbicara dengan baik dan benar perlu diterapkan di media sosial selain diterapkan di dunia nyata. Budaya berbicara yang santun harusnya tidak hanya terjadi saat tatap muka tetapi juga melalui perangkat elektronik di dunia maya. Hubungan mahasiswa dengan orang lain akan menjadi sulit jika mahasiswa tersebut tidak santun dalam berbicara. Mahasiswa dapat memengaruhi orang lain dengan berbicara. Penipuan, kebohongan, kekeliruan, dan bicara kasar membuat hubungan mahasiswa dengan orang lain menjadi buruk. Seperti yang Buddhisme tunjukkan (dalam Kartajaya, 2010:53), ucapan benar berarti mengatakan kebenaran, memikirkan kepentingan orang lain, dan berbicara dengan rasa yang baik dan santun. Berbicara yang benar bukan hanya untuk perbincangan tatap muka, melainkan juga di ruang publik, seperti media sosial. Jika pikiran dan hati tidak menuntun seseorang untuk santun berbicara, integritas dan hubungannya dengan sesama akan hancur. Mahasiswa dapat berkomunikasi antarmahasiswa lain melalui media sosial. Diskusi yang umumnya dilakukan secara langsung pada waktu dan tempat yang bersamaan saat ini sudah mulai beranjak menjadi diskusi secara online. Diskusi secara online tidak perlu mempertemukan mahasiswa-mahasiswa secara langsung pada waktu dan tempat yang sama. Mahasiswa yang berada di Bantul bisa dengan mudah berdiskusi dengan mahasiswa yang berada di Jakarta tanpa adanya suatu hambatan. Diskusi-diskusi tersebut tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa dengan syarat tema yang didiskusikan juga positif. Komunikasi dua arah antarmahasiwa juga bisa dengan cepat dilakukan melalui media sosial. Media sosial membuat arus komunikasi antarmahasiswa saat ini selalu hidup dan tidak putus. Komunikasi antarmahasiswa yang selalu hidup mempunyai dampak manfaat yang sangat besar antarmahasiswa tersebut. Media sosial menjadi sarana yang cukup efektif dalam menyampaikan informasi. Sifat yang wordlwide pada media soial menjadi keunggulan tersendiri dalam penyebaran informasi. Mahasiswa dapat membuat tulisan tentang pengumuman atau terkait perkuliahan yang bisa dibaca oleh mahasiswa lain khususnya mahasiswa yang sejurusan. Mahasiswa lain yang memiliki akun serupa dapat mengakses informasi tersebut sehingga koordinasi dan komunikasi antarmahasiswa bisa lancar. Namun yang perlu ditekankan adalah efektivitas penyampaian informasi melalui media sosial hanya akan terasa pada mahasiswa yang rutin melakukan akses ke akun media sosial tersebut. Darma (2009:153) mengatakan bahwa seseorang bisa mempublikasikan tulisan dan karyanya melalui media sosial di internet. Media sosial memiliki peran sebagai penyalur kretivitas, hobi, dan ekspresi dari pengguna. Karya yang terpublikasikan di media sosial melalui internet otomatis dapat diakses oleh pengguna media sosial yang lain. Jangkauan yang sangat luas Media sosial bisa diakses oleh publik. Apa saja yang diunggah di media sosial bisa diakses oleh khalayak luas, dengan demikian karya-karya mahasiswa tidak hanya dibaca atau dinilai oleh dosen tetapi juga dibaca, dinilai, dan dikritisi oleh khalayak luas (peer and public review). Media sosial bersifat interaktif sehingga pembaca atau user bisa memberikan komentar atau bahkan menyebarluaskan ke komunitas terbatas atau publik yang lebih luas. Media sosial menjadi sarana untuk berkarya dan berkreasi bagi mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki kreativitas dapat membagikan karyanya melalui media sosial. Karya yang dibagikan di media sosial secara tidak langsung sudah menyebar ke segala penjuru dunia. Apabila karya tersebut diakses oleh banyak orang dari berbagai belahan dunia, mahasiswa tersebut akan merasa bangga dan semakin memompa semangat mahasiswa tersebut untuk terus berkarya. Karya-karya yang dibagikan oleh mahasiswa diharapkan bisa berguna dan bermanfaat bagi orang lain serta kemajuan bangsa ini.

Minggu, 18 Maret 2012

kinerja

KATA PENGANTAR


Puji syukur kita panjatkan kehadiran Allah SWT, yang terus memberikan Nikmat dan Hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita mampu menjalankan aktifitas sehari-hari.
Undang-undang RI Nomor 20 tahun2003, Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 dan peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 mengamanatkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi Akademik, Kompetensi, Sertifikasi Pendidik, sehat Jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional. Maka kedudukan Guru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting, karena Guru merupakan ujung tombak dalam membangun Sumber Daya Manusia di suatu negara. Baik buruknya dan maju mundurnya suatu bangsa terletak pada kualitas Sumber daya yang di milikinya. Kualitas Guru menjadi hal terpenting dalam proses belajar mengajar.kualitas Guru dapat di tunjang dengan beberapa macam cara diantaranya memberikan pelatihan, memberikan Beasiswa untuk melanjutkan sekolah ke Jenjang yang lebih tinggi dan memberikan imbalan materi yang mencukupi.
Sertifikasi adalah salah satu alat untuk mengukur kemampuan dan kualitas Guru, seberapa jauh Guru Madrasah kemampuannya baik melalui pelatihan, seminar maupun yang lainnya. Jika Program Sertifikasi Guru menjadi keharusan bagi setiap Guru sebagai sarana untuk menyamakan kedudukan dengan Guru-guru yang di miliki Negara Tetangga, maka kemampuan Guru akan dipertanyakan kembali jika belum bersertifikasi walaupun kemampuan mengajarnya sangat bagus.
Kami selaku guru yang mempunyai kesempatan Lulus dan untuk mendapat Sertifikasi Profesi Guru mesara senang dan beruntung, karena kami mampu menunjukkan kemampuan yang kami miliki selama ini. Dengan mendapat sertifikasi Profesi Guru, Kamai berharap mampu menjadi guru yang Profesional. Aimin.
Penyusun,



BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Undang-undang RI Nomor 20 tahun2003, Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 dan peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 mengamanatkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi Akademik, Kompetensi, Sertifikasi Pendidik, sehat Jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional. Maka kedudukan Guru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting, karena Guru merupakan ujung tombak dalam membangun Sumber Daya Manusia di suatu negara. Baik buruknya dan maju mundurnya suatu bangsa terletak pada kualitas Sumber daya yang di milikinya. Kualitas Guru menjadi hal terpenting dalam proses belajar mengajar.kualitas Guru dapat di tunjang dengan beberapa macam cara diantaranya memberikan pelatihan, memberikan Beasiswa untuk melanjutkan sekolah ke Jenjang yang lebih tinggi dan memberikan imbalan materi yang mencukupi.
Sertifikasi adalah salah satu alat untuk mengukur kemampuan dan kualitas Guru, seberapa jauh Guru Madrasah kemampuannya baik melalui pelatihan, seminar maupun yang lainnya. Jika Program Sertifikasi Guru menjadi keharusan bagi setiap Guru sebagai sarana untuk menyamakan kedudukan dengan Guru-guru yang di miliki Negara Tetangga, maka kemampuan Guru akan dipertanyakan kembali jika belum bersertifikasi walaupun kemampuan mengajarnya sangat bagus.

2. TUJUAN SERTIFIKASI GURU PROFESIONAL
Tujuan Sertifikasi Guru Profesional adalah sebagai berikut:
1. Untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan prestasi belajar peserta didik di RA dan Madrasah
2. Untuk meningkatkan motivasi dan kinerja Guru dalam melaksanakan tugas-tugas pendidikan.
3. Untuk meningkat kesejahteraan Guru RA dan Madrasah


3. KEWAJIBAN GURU PENERIMA TUNJANGAN PROFESI
Adapun kewajiban Guru Penerima Tunjangan Profesional adalah :
1. Melaksanakan tugas mengajar selama satu tahun pelajaran sesuai dengan Jadwal di RA atau Madrasah tempat mengajar.
2. Melaksanakan tugas administrasi pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Membantu dan mendorong upaya peningkatan mutu Madrasah.
4. Melaksanakan tugas lain (ekstrakurikuler dan kemasyarakatan) yang ditetapkan oleh Kepala Madrasah.
5. Melaksanakan tugas piket selama satu hari dalam seminggu di luar tugas jam mengajar.
6. Membuat laporan secara tertulis mengenai kegiatannya sebagai guru penerima Tunjangan Profesional.
7. Menyerahkan Laporan hasil pekerjaannya atau kegiatannya kepada Kantor Departemen Agama Kabupaten Lamongan c.q Seksi Mapenda.
8. Meningkatkan layanan atau kinerja kepada peserta didik dalam rangka meningkatkan kualitas hasil belajar.
9. Mematuhi segala peraturan yang berlaku secara umum dan layak di tempat tugas.


BAB II
DASAR PELAKSANAAN TUGAS
GURU PENERIMA TUNJANGAN PROFESIONAL


1. DASAR PELAKSANAAN TUGAS

Dasar pelaksanaan tugas Guru Penerima Tunjangan Profesional di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec.Laren Kab.Lamongan Prop.Jawa Timur. Tahun 2010, adalah sebagai berikut :
1. UUD 1945 dan Perubahannya.
2. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3. Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
4. Peraturan pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional pendidikan.
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi pendidik.
6. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 32 Tahun2005 tentang Rencana Strategis Departemen Agama Republik Indonesia.
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 18 Tahun 2007 Sertifikasi guru dalam Jabatan.
8. Madrasah sebagian besar bersatus Swasta, termasuk Gurunya mayoritas berstatus Non PNS, sebagai ujung tombak pelaksanaan Pembelajaran di Madrasah, mereka perlu mendapatkan perhatian, baik pada aspek pengembangan profesionalisme maupun kesejahteraan.
9. Bagi Guru profesional merupakan salah satu upaya yang dilakukan Departemen Agama untuk meningkatkan kesejahteraan guru Madrasah non PNS sekaligus dalam rangka peningkatan mutu Pembelajaran di Madrasah.













BAB III
TUJUAN PENYUSUNAN LAPORAN
GURU PENERIMA TUNJANGAN PROFESIONAL


Tujuan Penyusunan Laporan Kinerja Guru Profesional di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec. Laren Kab.Lamongan,Tahun 2010. Adalah sebagi berikut :
1. Sebagai alat ukur perkembangan mutu pendidikan di MI Muhammadiyah 04 Brangsi
2. Sebagai alat pembanding perkembangan mutu pendidikan di MI Muhammadiyah 04 Brangsi dengan lembaga lain.
3. Sebagai bentuk pelayanan Guru Profesional dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Muhammadiyah 04 Brangsi pada khususnya dan lembaga lain pada umumnya.
4. Sebagai bahwa Guru Profesional ikut meningkatkan mutu Pendidikan di MI Muhammadiyah 04 Brangsi pada khususnya dan lembaga lain pada umumnya.

Demikian tujuan penyusunan laporan kinerja Guru Profesional, saya buat dan semoga mampu dijadikan alat evaluasi di kemudian hari. Amin.

BAB IV
URAIAN PELAKSANAAN TUGAS
GURU PENERIMA TUNJANGAN PROFESIONAL


Uraian pelaksanaan tugas Guru Profesional di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec. Laren Kab.Lamongan, tahun 2010, adalah sebagai berikut :
1. Tugas Pokok melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
Dalam melaksanakan tugas guru profesional harus sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh lembaga dan Yayasan MI Muhammadiyah 04 Brangsi. Adapun tugas pokok melaksanakan KBM, sebagai berikut :
1. Membuat perangkat pembelajaran, meliputi :
1. Program Tahunan
2. Distribusi alokasi waktu
3. Program semester
4. Pengembangan Silabus dan sistem penilaian
5. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
6. Analisis Ulangan Harian
2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
3. Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, Ulangan umum dan ujian akhir
4. Melaksanakan ulangan harian
5. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
6. Mengisi daftar nilai
7. Melaksanakan kegiatan membimbing guru laian dalam proese mengajar
8. Membuat alat peraga
9. Menunhkan sikap mengharagai karya seni
10. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
11. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah/madrasah
12. Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya
13. Membuat catatan hasil kemajuan belajar siswa
14. Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum pembelajaran di mulai
15. Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang pratikum

2. Tugas Tambahan sebagai Kabag Lab. Komputer.
Selain melaksanakan tugas pokok diatas, guru profesi juga mempunyai tugas tambahan lain. Adapun tugas tambahan adalah sebagai berikut :
1. Menyusun Program kerja Lab. Komputer
2. Menyusun Jadwal pelaksanaan ekstra Komputer
3. Mengadakan pembinaan materi komputer sesuai dengan tingkat kelas dan jadwal yang ditentukan
4. Mengadakan dan membuat laporan perkembangan anak dalam hal komputer

BAB V
HAMBATAN-HAMBATAN DALAM MELAKSANAAN TUGAS
GURU PENERIMA TUNJANGAN PROFESIONAL


Dalam melaksanakan tugas di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec.Laren Kab.Lamongan, Tahun 2010. Tentu ada hambatan-hambatan yang dihadapi. Adapun hambatan-hambatan yang yang di maksud adalah :
1. Keanekaragaman kemampuan peserta didik yang berbeda-beda latar belakang ekonomi dan status sosial orang tua siswa yang menyebabkan tingkat kemampuan anak berbeda-beda pula dalam menerima dan menguasai pelajaran.
2. Sarana Prasarana kurang memadahi khususnya komputer.
3. Tidak meratanya guru yang terpanggil Sertifikasi.

Demikian hambatan-hambatan yang ada untuk di cari solusinya agar perkembangan peserta didik dan mutu pendidikan di MI Muhammadiyah 04 Brangsi bisa sama dan bersaing dengan lembaga lain.
BAB VI
PEMECAHAN MASALAH YANG DIHADAPI
GURU PENERIMA TUNJANGAN PROFESIONAL


Dari hambatan-hambatan di atas dipaparkan untuk dapat disikapi dengan cermat, teliti dan bijak sehingga mampu diambil solusi yang tepat agar perkembangan anak dan mutu pendidikan di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec.Laren Kab.Lamongan bisa sama dan bersaing dengan madrasah lain. Adapun solusinya antara lain :
1. Keanekaragaman kemampuan peserta didik yang berbeda-beda latar belakang ekonomi dan status sosial orang tua siswa yang menyebabkan tingkat kemampuan anak berbeda-beda pula dalam menerima dan menguasai pelajaran.
Keanekaragaman ini akan menjadi potensi jika dilaksanakan dengan :
1. Siswa di beri kesempatan dan ruang yang sama dalam memperoleh pembelajaran
2. Di bentuk dan dilaksanakan kelompok-kelompok diskusi kecil untuk berlatih memahami dan menguasi pelajaran
3. Di tunjuk satu siswa sebagai guru sejawat yang mempunyai kemampuan lebih baik dalam stiap kelompoknya.
4. Tetap memberikan ruang tambahan bagi siswa yang memiliki kemampuan lebih untuk selalu meningkatkan pengetahuan/pembelajarannya.
5. Sebagai orang tua di bentuk wadah paguyupan wali untuk menghimpun kemampuannya ikut dalam berpartisipasi memajukan kemampuan anak ketika di rumah dan di sekolah

2. Sarana prasarana yang kurang memadahi
Untuk menyikapi masalah Sarana Prasarana kurang memadahi perlu adanya :
1. Pembentukan kelompok untuk memudahkan pembagian pemakaian komputer.
2. Melibatkan partisipasi Wali Murid yang tergabung dalam paguyuban wali untuk berkontribusi dalam pengadaan tambahan komputer.
3. Berharap adanya program pemerintah dalam pengadaan Lab.Komputer di Madrasah-madrasah.

3. Tidak meratanya Guru penerima Tunjangan Profesi
Dalam menyikapi hambatan tidak meratanya guru yang terpanggil sertifikasi adalah sebagai berikut :
1. Memberi pengertian Guru tentang Sertifikasi yang diprogramkan pemerintah khususnya Departemen Agama RI, bahwa Guru semua akan terpanggil sertifikasi jika sudah memenuhi kualifikasi akademik minimal Sraja atau Diploma IV.
2. Mendorong guru-guru yang belum memiliki kualifikasi Sarjana atau Diploma IV agar bisa melanjutkan supaya nanti bisa terpanggil sertifikasi.


BAB VII
P E N T U T U P


Puji syukur Alhamdulillah kita haturkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan nikmat Iman, Islam dan Ihsan, sehingga kita mampu melaksanakan tugas sebagai Kholifah Fil Ardh.
Waktu yang telah mengantarkan kami sehingga di Tahun 2010, kami mampu menyusun Buku laporan Kinerja di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec.Laren Kab.Lamongan.
Buku hasil laporan kinerja ini kami buat untuk mengetahui perkembangan Madrasah dan sebagai alat evaluasi di MI Muhammadiyah 04 Brangsi Kec.Laren Kab.Lamongan.
Buku laporan Kinerja ini di susun masih jauh dari kesmpurnaan untuk itu saran dan masukan yang konstruktif sangat kami harapkan demi perbaikan laporan ini di kemudian hari.

Sabtu, 14 Januari 2012

semu

tak ada yang abadi,semua di dunia ini memang tak ada yang abadi. baik susah senang, sedih dan bahagia. semua sifatnya hanya sementara.
o.............o.........o............ memang semua hanya orang2 yang sabar yang beruntung di dunia ini.
semoga anda dan saya termasuk orang yang beruntung.
oc............oc...........oc...........

Minggu, 20 Desember 2009

tik kelas xi

I. BERILAH TANDA SILANG ( X ) PADA HURUF a , b , c ATAU d SEBAGAIMANA JAWABAN YANG KAMU ANGGAP PALING TEPAT !

  1. Dalam pembuatan konsep dasar perancangan web, hal – hal yang harus diperhatikan adalah
    1. Browser yang dipakai, hardware, software
    2. Content design, site design, page design, layout design
    3. Desain gambar, text, animasi, sound
    4. Koneksi internet, user, programming language
    5. Server yang dipakai, komputer client, dan koneksi internet
  2. Contoh berikut yang bukan Web browser adalah
    1. Netscape Navigator
    2. Opera
    3. Konqueror
    4. Internet Browser
    5. Mozilla Firefox
  3. Salah satu software yang dapat digunakan untuk membuat halaman web adalah
    1. Macromedia Freehand
    2. Adobe Photoshop
    3. Ulead Gif Animator
    4. Microsoft Visual Basic 6.0
    5. Microsoft Office Word
  4. www singkatan dari . . . .
    1. World Wird Wide
    2. Word Wide Web
    3. World Wireless Web
    4. World Wide Web
    5. World Wile Web
  5. Singkatan yang tepat dari URL (dlm internet) adalah . . . .
    1. Uniform Resource Locator
    2. Unit Resource Lost
    3. Undelete Run Left
    4. Universal Run Locator
    5. Universal Related Located
  6. Sistem penamaan server dari komputer disebut juga . . . .
    1. HTML
    2. Webpage
    3. DNS
    4. FTP
    5. URL
  7. Penamaan alamat website untuk lembaga pendidikan adalah
    1. .com
    2. .org
    3. .net
    4. .edu
    5. .org
  8. Perbedaan antara html dengan php adalah
    1. HTML dijalankan pada client side sedangkan PHP dijalankan pada server side
    2. HTML dibuat dengan Dreamweaver sedangkan PHP dibuat dengan mengetik di notepad
    3. HTML dapat membuat form sedangkan PHP tidak
    4. HTML hanya dapat dijalankan dibrowser internet explorer sedangkan PHP dapat dijalankan diberbagai browser yang ada
    5. HTML mempunyai ukuran file yang besar setelah disave sedangkan PHP dapat lebih kecil ukuran filenya.

  1. HTML singkatan dari . . . .
    1. High Text Modern Language
    2. High Technology Modern Language
    3. Hyper Text Modern Language
    4. Hyper Text Markup Language
    5. Hyper Text Marked Language
  2. Untuk merubah judul halaman web yang kita buat, maka pada bagian code HTML yang perlu diubah adalah pada tag
    1. Judul web
    2. Judul web
    3. Judul web

    4. Judul WEB
    5. Judul web </html><o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Pada pembuatan halaman web dengan menggunakan Macromedia Dreamweaver kita dapat memanfaatkan menu Page Properties, fungsi dari Page Properties adalah<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">Untuk pengaturan properties dari halaman web, seperti color, link, appearance dan juga pengaturan margin<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk merubah tampilan dari halaman web<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk pengaturan struktur halaman web<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk membuat hyperlink<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk membuat format penyimpanan agar halaman web ketika disimpan akan berekstensi .html<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk mengatur jarak antar sel digunakan atribut<o:p></o:p></span></li></ol> </div> <span style="font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman";" lang="IN"> <br /> </span> <div class="Section2"> <ol style="margin-top: 0cm;" start="12" type="1"><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Cellpadding<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Cellrooming<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">Cellspacing<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Cellborder<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Cellcoloumn<o:p></o:p></span></li></ol></ol> </div> <span style="font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman";" lang="IN"> <br /> </span> <div class="Section3"> <ol style="margin-top: 0cm;" start="13" type="1"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Secara umum dalam pembuatan halaman web, tata letak (layout) dalam pembuatan web terdiri dari <o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">5 Bagian : Bagian atas (Banner), bagian kiri (Menu), Bagian kanan (Berita), Bagian tengah (Isi), Bagian bawah (Keterangan)<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">4 Bagian : Bagian atas (banner), bagian kiri (menu), bagian tengah (isi), bagian bawah (kepemilikan).<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">3 Bagian : Bagian atas (Banner/menu), bagian tengah (menu dan isi), bagian bawah (informasi kepemilikan)<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">2 Bagian : bagian atas (banner), bagian bawah (isi)<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">1 Bagian saja<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Perbedaan dari format .htm dengan format .html adalah<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Karena digunakan untuk menyatakan bahwa server dapat melakukan pencarian dalam dokument<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">.html hanya dapat dilihat namun tidak dapat diedit, sedangkan untuk .htm dapat dilihat dan diedit<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">.html digunakan untuk lingkungan UNIX atau Windows 95, dan .htm untuk lingkungan kerja sistem operasi DOS dan Windows 3.x<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Karena masing-masing di save dengan menggunakan web editor yang berbeda jadi file yang dihasilkan berbeda juga<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Perbedaannya terletak pada hasil sebuah pagenya, jika disimpan dengan format .htm maka hanya dapat dijalankan di Internet Explorer sedangkan jika disimpan dengan format .html dapat dijalankan dibrowser apapun<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Perintah pada tag <p align =" “Center”"> ....</p> berfungsi untuk<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk menempatkan teks yang letaknya berada ditengah table<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk menempatkan teks yang letaknya di tengah layar<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk teks rata bawah tengah<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">Untuk menempatkan teks yang letaknya ditengah halaman<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Untuk menempatkan gambar yang letaknya ditengah layar<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Tipe organisasi yang dikenal di dalam internet dan ciri penamaan organisasi yang benar adalah . . . .<o:p></o:p></span></li></ol> </div> <span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN"> <br /> </span> <div class="Section4"> <ol style="margin-top: 0cm;" start="16" type="1"><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">Pemerintah = .gov<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Pemerintah = .net<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Pemerintah = .id<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Pemerintah = .com<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Pemerintah = .edu<o:p></o:p></span></li></ol></ol> </div> <span style="font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman";" lang="IN"> <br /> </span> <div class="Section5"> <ol style="margin-top: 0cm;" start="17" type="1"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">.........“<span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:red;">TERCETAK APA HAYO???.” <br /> Dari hasil penggalan coding tersebut maka akan dihasilkan<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Tercetak sebuah tulisan “TERCETAK APA HAYO??” dengan warna merah,<span style=""> </span>jenis tulisan 5, dan dengan type verdana<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Tercetak sebuah tulisan verdana dengan warna merah sebesar 5<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Tercetak tulisan dengan ukuran 5 jenis font verdana dan dengan warna merah<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Tercetak sebuah tulisan “TERCETAK APA HAYO????”<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">Tercetak tulisan TERCETAK APA HAYO???. dengan ukuran 5 jenis font verdana dan dengan warna merah<o:p></o:p></span></li></ol></ol> </div> <span style="font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman";" lang="IN"> <br /> </span> <div class="Section6"> <ol style="margin-top: 0cm;" start="18" type="1"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN"><a hreff="www.msn.com">yahoo</a><o:p></o:p></span></li></ol> <p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"><span style="" lang="IN">Alamat website yang dituju adalah<o:p></o:p></span></p> </div> <span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN"> <br /> </span> <div class="Section7"> <ol style="margin-top: 0cm;" start="18" type="1"><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Google<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="IN">MSN <o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">YAHOO<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">Error message<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IN">MSN & YAHOO<o:p></o:p></span></li></ol></ol> </div> <span style="font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman";" lang="IN"> <br /> <ol style="margin-top: 0cm;" start="19" type="1"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Penggunaan sebuah frame pada halaman web mempunyai kekurangan dan kelebihan. Yang bukan merupakan kelebihan dari sebuah frame adalah<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Tidak memerlukan pengulangan objek yang sama dalam halaman web<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Membuat loading halaman web lebih cepat<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Pemberian nama file html dibuat masing-masing sehingga tidak mengganggu halaman yang lain<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Alamat URL file yang terdapat didalam frame tidak terlihat pada browser<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Tiap frame dapat diatur untuk memiliki scroll bar sendiri sehingga user dapat menggulung halaman pada frame yang bersangkutan tanpa harus menggulung jendela browser utama.<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">HTTP singkatan dari ................<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Hiper Text Markup Protokol<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Hiper Text Transfer Protokol</span><span style=""><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Hiper Transfer Text Protokol<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Text Protokol Hiper Transfer<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Transfer Text Hiper Protokol<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Kecepatan akses internet dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini, yaitu .................<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Stabilitas listrik<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Trafik jaringan<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Keberadaan hub<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Kualitas komputer<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Jenis aplikasi<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">opera browser dapat digunakan pada sistem operasi berikut ini, kecuali ...............<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Ms. Windows<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Mac OS X<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Solaris<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Linux<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Dos<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Nama asli dari mozila firefox yaitu ................................<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Phoenix</span><span style=""><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Netscape<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Distro<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Add on<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Cooliris<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Aplikasi internet yang difungsikan untuk distribusi berita disebut ..............................<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Electronic mail<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Electronic news<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">File transfer protokol<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Chat<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">World wide web<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Protokol yang berfungsi memudahkan bertukarnya file antar teknologi web disebut .......<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">FTP<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">HTTP<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">URL<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">URI<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">IP<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><b style=""><span style="font-size: 11pt;">Untuk melakukan download dengan menyimpan hasil download ditekan menu ............<o:p></o:p></span></b></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><b style=""><span style="font-size: 11pt;">Open<o:p></o:p></span></b></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><b style=""><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; font-size: 11pt; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Save<o:p></o:p></span></b></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><b style=""><span style="font-size: 11pt;">Cancel<o:p></o:p></span></b></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><b style=""><span style="font-size: 11pt;">More info<o:p></o:p></span></b></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><b style=""><span style="font-size: 11pt;">close<o:p></o:p></span></b></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">download dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, kecuali .................................<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">video<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">materi pdf<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;" lang="EN-GB">hardware</span><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="EN-GB">software</span><span style=""><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="EN-GB">mp3</span><span style=""><o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Tampilan sebuah web dapat disimpan dalam format website dengan menggunakan menu .....<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IT">File , new</span><span style=""><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">File , save as<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IT">File , print</span><span style=""><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IT">File , properties</span><span style=""><o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="" lang="IT">File , open </span><span style=""><o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Dalam penggunaan menu navigasi dengan menggunakan rollover image pada bagian kotak dialog terdapat pilihan “Preload Rollover Image” yang maksudnya adalah<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Nama identitas untuk rollover image<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Nama file yang diload<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">Digunakan untuk mengisi tulisan yang akan muncul ketika mouse diletakkan diatasnya<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">image yang di akses adalah image yang dapat bergerak / animation<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Agar gambar kedua diload bersamaan ketika website di akses apabila pilihan tersebut di checklist.<o:p></o:p></span></li></ol><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">jaringan yang memiliki jangkauan paling sempit yaitu ............<o:p></o:p></span></li><ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="a"><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">LAN<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">MAN<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;">Internet<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">WAN<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="">WAIS<o:p></o:p></span></li></ol></ol> </span> <p class="MsoNormal"><span lang="EN-GB"><o:p> </o:p></span></p> <p class="MsoNormal"><span lang="EN-GB"><span style=""> </span>Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat !</span></p> <p class="MsoNormal"><span lang="EN-GB"><o:p> </o:p></span></p> <ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"><li class="MsoNormal" style=""><span lang="EN-GB">jelaskan langkah menu untuk melakukan download opera browser !</span></li><li class="MsoNormal" style=""><span lang="EN-GB">Jelaskan fungsi dari fitur pencarian yahoo! Berikut ini :</span></li></ol> <p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"><span lang="EN-GB">a. web<span style=""> </span>b. news</span></p> <ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"><li class="MsoNormal" style=""><span lang="EN-GB">Apa yang kamu ketahui tentang download complete ?</span></li><li class="MsoNormal" style=""><span lang="EN-GB">Jelaskan kelebihan dari koneksi GPRS !</span></li><li class="MsoNormal" style=""><span lang="EN-GB">Sebutkan cirri-ciri dari jaringan MAN !</span></li></ol> <div style='clear: both;'></div> </div> <div class='post-footer'> <div class='post-footer-line post-footer-line-1'> <span class='post-author vcard'> Diposkan oleh <span class='fn' itemprop='author' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/Person'> <meta content='http://www.blogger.com/profile/04392857447319574326' itemprop='url'/> <a class='g-profile' href='http://www.blogger.com/profile/04392857447319574326' rel='author' title='author profile'> <span itemprop='name'>maghfiroh</span> </a> </span> </span> <span class='post-timestamp'> di <meta content='http://firohblog.blogspot.com/2009/12/tik-kelas-xi.html' itemprop='url'/> <a class='timestamp-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/2009/12/tik-kelas-xi.html' rel='bookmark' title='permanent link'><abbr class='published' itemprop='datePublished' title='2009-12-20T20:57:00-08:00'>20.57</abbr></a> </span> <span class='reaction-buttons'> </span> <span class='star-ratings'> </span> <span class='post-comment-link'> <a class='comment-link' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&isPopup=true' onclick='javascript:window.open(this.href, "bloggerPopup", "toolbar=0,location=0,statusbar=1,menubar=0,scrollbars=yes,width=640,height=500"); return false;'> Tidak ada komentar: </a> </span> <span class='post-backlinks post-comment-link'> <a class='comment-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/2009/12/tik-kelas-xi.html#links'>Link ke posting ini</a> </span> <span class='post-icons'> <span class='item-control blog-admin pid-747868063'> <a href='http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&from=pencil' title='Edit Entri'> <img alt='' class='icon-action' height='18' src='http://img2.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif' width='18'/> </a> </span> </span> <div class='post-share-buttons goog-inline-block'> <a class='goog-inline-block share-button sb-email' href='http://www.blogger.com/share-post.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&target=email' target='_blank' title='Kirimkan Ini lewat Email'><span class='share-button-link-text'>Kirimkan Ini lewat Email</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-blog' href='http://www.blogger.com/share-post.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&target=blog' onclick='window.open(this.href, "_blank", "height=270,width=475"); return false;' target='_blank' title='BlogThis!'><span class='share-button-link-text'>BlogThis!</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-twitter' href='http://www.blogger.com/share-post.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&target=twitter' target='_blank' title='Berbagi ke Twitter'><span class='share-button-link-text'>Berbagi ke Twitter</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-facebook' href='http://www.blogger.com/share-post.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&target=facebook' onclick='window.open(this.href, "_blank", "height=430,width=640"); return false;' target='_blank' title='Berbagi ke Facebook'><span class='share-button-link-text'>Berbagi ke Facebook</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-pinterest' href='http://www.blogger.com/share-post.g?blogID=2415046484311129768&postID=8727347068587908696&target=pinterest' target='_blank' title='Bagikan ke Pinterest'><span class='share-button-link-text'>Bagikan ke Pinterest</span></a><div class='goog-inline-block dummy-container'><g:plusone source='blogger:blog:plusone' href='http://firohblog.blogspot.com/2009/12/tik-kelas-xi.html' size='medium' width='300' annotation='inline'/></div> </div> </div> <div class='post-footer-line post-footer-line-2'> <span class='post-labels'> Label: <a href='http://www.firohblog.blogspot.com/search/label/soal' rel='tag'>soal</a> </span> </div> <div class='post-footer-line post-footer-line-3'> <span class='post-location'> </span> </div> </div> </div> </div> </div></div> <!-- google_ad_section_end --> </div> <div class='blog-pager' id='blog-pager'> <a class='home-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/'>Beranda</a> </div> <div class='clear'></div> <div class='blog-feeds'> <div class='feed-links'> Langganan: <a class='feed-link' href='http://firohblog.blogspot.com/feeds/posts/default' target='_blank' type='application/atom+xml'>Entri (Atom)</a> </div> </div> <script type="text/javascript">window.___gcfg = {'lang': 'in'};</script> </div></div> </div> </div> <div class='column-left-outer'> <div class='column-left-inner'> <aside> </aside> </div> </div> <div class='column-right-outer'> <div class='column-right-inner'> <aside> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-1'><div class='widget BlogArchive' id='BlogArchive1'> <h2>Arsip Blog</h2> <div class='widget-content'> <div id='ArchiveList'> <div id='BlogArchive1_ArchiveList'> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate expanded'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy toggle-open'>▼ </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/search?updated-min=2014-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2015-01-01T00:00:00-08:00&max-results=2'>2014</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate expanded'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy toggle-open'>▼ </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/2014_03_01_archive.html'>Maret</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> <ul class='posts'> <li><a href='http://www.firohblog.blogspot.com/2014/03/internet.html'>internet</a></li> <li><a href='http://www.firohblog.blogspot.com/2014/03/manfaat-media-sosial.html'>manfaat media sosial</a></li> </ul> </li> </ul> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/search?updated-min=2012-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2013-01-01T00:00:00-08:00&max-results=2'>2012</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/2012_03_01_archive.html'>Maret</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/2012_01_01_archive.html'>Januari</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/search?updated-min=2009-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2010-01-01T00:00:00-08:00&max-results=1'>2009</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='http://www.firohblog.blogspot.com/2009_12_01_archive.html'>Desember</a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> </li> </ul> </div> </div> <div class='clear'></div> <span class='widget-item-control'> <span class='item-control blog-admin'> <a class='quickedit' href='//www.blogger.com/rearrange?blogID=2415046484311129768&widgetType=BlogArchive&widgetId=BlogArchive1&action=editWidget§ionId=sidebar-right-1' onclick='return _WidgetManager._PopupConfig(document.getElementById("BlogArchive1"));' target='configBlogArchive1' title='Edit'> <img alt='' height='18' src='http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png' width='18'/> </a> </span> </span> <div class='clear'></div> </div> </div></div> <table border='0' cellpadding='0' cellspacing='0' class='section-columns columns-2'> <tbody> <tr> <td class='first columns-cell'> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-2-1'><div class='widget Profile' id='Profile1'> <h2>Mengenai Saya</h2> <div class='widget-content'> <a href='http://www.blogger.com/profile/04392857447319574326'><img alt='Foto Saya' class='profile-img' height='64' src='http://1.bp.blogspot.com/_uM8Od68aVLg/SyCP_9qj_1I/AAAAAAAAAAs/zXu8qNI7NjY/S220/tn64.jpg' width='64'/></a> <dl class='profile-datablock'> <dt class='profile-data'> <a class='profile-name-link g-profile' href='http://www.blogger.com/profile/04392857447319574326' rel='author' style='background-image: url(//www.blogger.com/img/logo-16.png);'> maghfiroh </a> </dt> <dd class='profile-textblock'>sukses itu menyenangkan tapi membuat orang lain sukses itu jauh lebih menyenangkan</dd> </dl> <a class='profile-link' href='http://www.blogger.com/profile/04392857447319574326' rel='author'>Lihat profil lengkapku</a> <div class='clear'></div> <span class='widget-item-control'> <span class='item-control blog-admin'> <a class='quickedit' href='//www.blogger.com/rearrange?blogID=2415046484311129768&widgetType=Profile&widgetId=Profile1&action=editWidget§ionId=sidebar-right-2-1' onclick='return _WidgetManager._PopupConfig(document.getElementById("Profile1"));' target='configProfile1' title='Edit'> <img alt='' height='18' src='http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png' width='18'/> </a> </span> </span> <div class='clear'></div> </div> </div></div> </td> <td class='columns-cell'> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-2-2'></div> </td> </tr> </tbody> </table> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-3'></div> </aside> </div> </div> </div> <div style='clear: both'></div> <!-- columns --> </div> <!-- main --> </div> </div> <div class='main-cap-bottom cap-bottom'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> </div> <footer> <div class='footer-outer'> <div class='footer-cap-top cap-top'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> <div class='fauxborder-left footer-fauxborder-left'> <div class='fauxborder-right footer-fauxborder-right'></div> <div class='region-inner footer-inner'> <div class='foot section' id='footer-1'></div> <table border='0' cellpadding='0' cellspacing='0' class='section-columns columns-2'> <tbody> <tr> <td class='first columns-cell'> <div class='foot section' id='footer-2-1'></div> </td> <td class='columns-cell'> <div class='foot section' id='footer-2-2'></div> </td> </tr> </tbody> </table> <!-- outside of the include in order to lock Attribution widget --> <div class='foot section' id='footer-3'><div class='widget Attribution' id='Attribution1'> <div class='widget-content' style='text-align: center;'> Template Ethereal. Diberdayakan oleh <a href='http://www.blogger.com' target='_blank'>Blogger</a>. </div> <div class='clear'></div> <span class='widget-item-control'> <span class='item-control blog-admin'> <a class='quickedit' href='//www.blogger.com/rearrange?blogID=2415046484311129768&widgetType=Attribution&widgetId=Attribution1&action=editWidget§ionId=footer-3' onclick='return _WidgetManager._PopupConfig(document.getElementById("Attribution1"));' target='configAttribution1' title='Edit'> <img alt='' height='18' src='http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png' width='18'/> </a> </span> </span> <div class='clear'></div> </div></div> </div> </div> <div class='footer-cap-bottom cap-bottom'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> </div> </footer> <!-- content --> </div> </div> <div class='content-cap-bottom cap-bottom'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> </div> </div> <script type='text/javascript'> window.setTimeout(function() { document.body.className = document.body.className.replace('loading', ''); }, 10); </script> <script type="text/javascript"> if (window.jstiming) window.jstiming.load.tick('widgetJsBefore'); </script><script type="text/javascript" src="https://www.blogger.com/static/v1/widgets/461032527-widgets.js"></script> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type='text/javascript'> if (typeof(BLOG_attachCsiOnload) != 'undefined' && BLOG_attachCsiOnload != null) { window['blogger_templates_experiment_id'] = "templatesV2";window['blogger_blog_id'] = '2415046484311129768';BLOG_attachCsiOnload(''); }_WidgetManager._Init('//www.blogger.com/rearrange?blogID\x3d2415046484311129768','//www.firohblog.blogspot.com/','2415046484311129768'); _WidgetManager._SetDataContext([{'name': 'blog', 'data': {'blogId': '2415046484311129768', 'bloggerUrl': 'http://www.blogger.com', 'title': 'guru mam02', 'pageType': 'index', 'url': 'http://www.firohblog.blogspot.com/', 'canonicalUrl': 'http://firohblog.blogspot.com/', 'canonicalHomepageUrl': 'http://firohblog.blogspot.com/', 'homepageUrl': 'http://www.firohblog.blogspot.com/', 'blogspotFaviconUrl': 'http://www.firohblog.blogspot.com/favicon.ico', 'enabledCommentProfileImages': true, 'adultContent': false, 'disableAdSenseWidget': false, 'analyticsAccountNumber': '', 'searchLabel': '', 'searchQuery': '', 'pageName': '', 'pageTitle': 'guru mam02', 'metaDescription': 'psm', 'encoding': 'UTF-8', 'locale': 'id', 'localeUnderscoreDelimited': 'id', 'isPrivate': false, 'isMobile': false, 'isMobileRequest': false, 'mobileClass': '', 'isPrivateBlog': false, 'languageDirection': 'ltr', 'feedLinks': '\74link rel\75\42alternate\42 type\75\42application/atom+xml\42 title\75\42guru mam02 - Atom\42 href\75\42http://firohblog.blogspot.com/feeds/posts/default\42 /\76\n\74link rel\75\42alternate\42 type\75\42application/rss+xml\42 title\75\42guru mam02 - RSS\42 href\75\42http://firohblog.blogspot.com/feeds/posts/default?alt\75rss\42 /\76\n\74link rel\75\42service.post\42 type\75\42application/atom+xml\42 title\75\42guru mam02 - Atom\42 href\75\42http://www.blogger.com/feeds/2415046484311129768/posts/default\42 /\76\n', 'meTag': '\74link rel\75\42me\42 href\75\42http://www.blogger.com/profile/04392857447319574326\42 /\76\n', 'openIdOpTag': '\74link rel\75\42openid.server\42 href\75\42http://www.blogger.com/openid-server.g\42 /\76\n\74link rel\75\42openid.delegate\42 href\75\42http://firohblog.blogspot.com/\42 /\76\n', 'latencyHeadScript': '\74script type\75\42text/javascript\42\76(function() { var b\75window,f\75\42chrome\42,g\75\42tick\42,k\75\42jstiming\42;(function(){function d(a){this.t\75{};this.tick\75function(a,d,c){var e\75void 0!\75c?c:(new Date).getTime();this.t[a]\75[e,d];if(void 0\75\75c)try{b.console.timeStamp(\42CSI/\42+a)}catch(h){}};this[g](\42start\42,null,a)}var a;b.performance\46\46(a\75b.performance.timing);var n\75a?new d(a.responseStart):new d;b.jstiming\75{Timer:d,load:n};if(a){var c\75a.navigationStart,h\75a.responseStart;0\74c\46\46h\76\75c\46\46(b[k].srt\75h-c)}if(a){var e\75b[k].load;0\74c\46\46h\76\75c\46\46(e[g](\42_wtsrt\42,void 0,c),e[g](\42wtsrt_\42,\42_wtsrt\42,h),e[g](\42tbsd_\42,\42wtsrt_\42))}try{a\75null,\nb[f]\46\46b[f].csi\46\46(a\75Math.floor(b[f].csi().pageT),e\46\0460\74c\46\46(e[g](\42_tbnd\42,void 0,b[f].csi().startE),e[g](\42tbnd_\42,\42_tbnd\42,c))),null\75\75a\46\46b.gtbExternal\46\46(a\75b.gtbExternal.pageT()),null\75\75a\46\46b.external\46\46(a\75b.external.pageT,e\46\0460\74c\46\46(e[g](\42_tbnd\42,void 0,b.external.startE),e[g](\42tbnd_\42,\42_tbnd\42,c))),a\46\46(b[k].pt\75a)}catch(p){}})();b.tickAboveFold\75function(d){var a\0750;if(d.offsetParent){do a+\75d.offsetTop;while(d\75d.offsetParent)}d\75a;750\76\75d\46\46b[k].load[g](\42aft\42)};var l\75!1;function m(){l||(l\75!0,b[k].load[g](\42firstScrollTime\42))}b.addEventListener?b.addEventListener(\42scroll\42,m,!1):b.attachEvent(\42onscroll\42,m);\n })();\74/script\076', 'mobileHeadScript': '', 'ieCssRetrofitLinks': '\74!--[if IE]\76\74script type\75\42text/javascript\42 src\75\42https://www.blogger.com/static/v1/jsbin/836876192-ieretrofit.js\42\76\74/script\76\n\74![endif]--\076', 'view': '', 'dynamicViewsCommentsSrc': '//www.blogblog.com/dynamicviews/4224c15c4e7c9321/js/comments.js', 'dynamicViewsScriptSrc': '//www.blogblog.com/dynamicviews/76f25a6f2e06af76', 'plusOneApiSrc': 'https://apis.google.com/js/plusone.js', 'sf': 'n'}}, {'name': 'skin', 'data': {'vars': {'mobile_background_overlay': '', 'tabs_background_color': '#c2fac8', 'body_background_gradient': 'none', 'tabs_selected_background_color': '#51ff4e', 'link_hover_color': '#3d74a5', 'post_title_text_color': '#3fc63d', 'description_text_color': '#666666', 'body_text_color': '#666666', 'link_visited_color': '#469c78', 'mobile_background_size': 'auto', 'date_space': '15px', 'tabs_border_bevel_color': '#c2fac8', 'post_title_font': 'normal normal 24px Times, Times New Roman, serif', 'body_background_imageBorder': 'none', 'tabs_text_color': '#666666', 'endSide': 'right', 'startSide': 'left', 'link_visited_decoration': 'none', 'header_background_gradient': 'none', 'tabs_font': 'normal normal 12px Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif', 'body_font': 'normal normal 13px Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif', 'body_background_imageBorder_position_left': '0', 'link_hover_decoration': 'underline', 'body_border_color': '#bbffdd', 'widget_title_font': 'normal bold 12px Verdana, Geneva, sans-serif', 'widget_title_text_color': '#666666', 'link_decoration': 'none', 'content_background_gradient': 'url(//www.blogblog.com/1kt/ethereal/white-fade.png)', 'keycolor': '#40c63d', 'link_color': '#3fa53d', 'content_background_color': '#d3ffdc', 'widget_title_border_bevel_color': '#dbdbdb', 'header_font': 'normal normal 60px Times, \47Times New Roman\47, FreeSerif, serif', 'header_text_color': '#3fa53d', 'widget_padding_top': '15px', 'widget_border_bevel_color': '#dbdbdb', 'tabs_selected_text_color': '#ffffff', 'body_background_imageBorder_position_right': '0', 'body_background_color': '#3fc63d', 'post_first_padding_top': '0', 'widget_alternate_text_color': '#666666'}, 'override': ''}}, {'name': 'view', 'data': {'classic': {'name': 'classic', 'url': '?view\75classic'}, 'flipcard': {'name': 'flipcard', 'url': '?view\75flipcard'}, 'magazine': {'name': 'magazine', 'url': '?view\75magazine'}, 'mosaic': {'name': 'mosaic', 'url': '?view\75mosaic'}, 'sidebar': {'name': 'sidebar', 'url': '?view\75sidebar'}, 'snapshot': {'name': 'snapshot', 'url': '?view\75snapshot'}, 'timeslide': {'name': 'timeslide', 'url': '?view\75timeslide'}}}]); _WidgetManager._RegisterWidget('_AttributionView', new _WidgetInfo('Attribution1', 'footer-3', null, document.getElementById('Attribution1'), {'attribution': 'Template Ethereal. Diberdayakan oleh \74a href\75\47http://www.blogger.com\47 target\75\47_blank\47\76Blogger\74/a\76.'}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_HeaderView', new _WidgetInfo('Header1', 'header', null, document.getElementById('Header1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_BlogView', new _WidgetInfo('Blog1', 'main', null, document.getElementById('Blog1'), {'cmtInteractionsEnabled': false, 'lightboxEnabled': true, 'lightboxModuleUrl': 'https://www.blogger.com/static/v1/jsbin/2820666533-lbx.js', 'lightboxCssUrl': 'https://www.blogger.com/static/v1/v-css/2392111094-lightbox_bundle.css'}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_BlogArchiveView', new _WidgetInfo('BlogArchive1', 'sidebar-right-1', null, document.getElementById('BlogArchive1'), {'languageDirection': 'ltr'}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_ProfileView', new _WidgetInfo('Profile1', 'sidebar-right-2-1', null, document.getElementById('Profile1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_NavbarView', new _WidgetInfo('Navbar1', 'navbar', null, document.getElementById('Navbar1'), {}, 'displayModeFull')); </script> </body> </html>